Skip to main content

5. Listing File dan Memahami Output LS


Summary command​

ls
ln
tree

Apa yang akan dipelajari​

  • Komponen Long Listing Format
  • Cara melihat file dan direktori tersembunyi
  • Cara melihat daftar file berdasarkan tipenya
  • Cara mengurutkan file berdasarkan waktu
  • Cara mengatasi spasi pada nama file
  • Apa itu symbolic link (symlink)

output perintah ls -l​

ls -l

output :

-rw-rw-r-- 1 malik penulis 752 Nov 7 15:53 data

note :

  • Permissions = -rw-rw-r--
  • Jumlah link = 1
  • Nama pemilik = malik
  • Nama group = penulis
  • Jumlah bytes dalam file = 752
  • Waktu modifikasi terakhir = Nov 7 15:53
  • Nama file = data

Listing semua file, termasuk file tersembunyi​

  • File tersembunyi memiliki tanda titik (.) didepan namanya (terkadang disebut dot files)
  • File tersembunyi tidak ditampilkan secara default.
  • Untuk melihat file tersembunyi dengan ls, gunakan opsi -a (ls -a)
  • Opsi perintah bisa dikombinasikan, contoh :
ls -l -a === ls -la dan ls -al

Listing file berdasarkan tipenya​

ls -F = Berfungsi untuk melihat tipe file

output :

/ = Directory
@ = Link
* = Executable
  • Link bisa disebut juga sebagai pointer
  • Terlihat seperti file atau direktori tetapi hanya menunjuk ke mana file atau direktori yang sebenarnya berada.
  • Tautan digunakan seolah olah itu adalah file sebenarnya.
  • Symlink sering digunakan untuk membuat jalan pintas (shortcut)
  • Digunakan sebagai shortcut ke nama file atau direktori yang panjang atau path yang panjang.
  • Penggunaan symlink yang umum adalah untuk menunjukkan current version dari sebuah aplikasi.
ln -s target nama_link = Untuk membuat link
  • Terdapat direktori bersarang (dir1/dir2/dir3)
  • Pada dir3 terdapat 2 file (1 file biasa, 1 file program (executable))
  • Kita akan membuat 3 buah symlink :
    1. link yang mengarah ke dir2
    2. link yang mengarah ke dir3
    3. link yang mengarah ke file program

ex :

ln -s dir1/dir2 to_dir2
ln -s dir1/dir2/dir3 to_dir3
ln -s dir1/dir2/dir3/program to_program

test :

cd to_dir2
pwd = /home/malik/to_dir2 === /home/malik/dir1/dir2
cd to_dir2/dir3
pwd = /home/malik/to_dir2/dir3 === /home/malik/dir1/dir2/dir3
cd to_dir3
pwd = /home/malik/to_dir3 === /home/malik/dir1/dir2/dir3
./to_program === /home/malik/dir1/dir2/dir3/program

Listing file berdasarkan waktu dan urutan terbalik​

ls -t = List file yang diurutkan berdasarkan waktu
ls -r = List file dengan membalikkan urutan (reverse order)
ls -latr = Long listing termasuk semua file (tersembunyi) yang diurutkan berdasarkan waktu secara terbalik

Listing isi directory secara recursive​

ls -R = Menampilkan semua konten di current directory dan subdirectory dibawahnya

Perintah tree​

Sama seperti ls -R, tetapi menampilkan output visual (lebih enak dilihat)

install tree di CentOS/Almalinux:

sudo yum install tree

opsi :

tree -d = Hanya menampilkan daftar direktori
tree -C = Untuk mewarnai output

List hanya direktori​

ls -d [dir_name] = Hanya menampilkan nama direktori, tidak dengan isinya.
ls -ld [dir_name] = Menampilkan format long list untuk sebuah direktori.

note :

  • opsi -d biasa dikombinasikan dengan opsi -l (ls -ld) untuk melihat informasi lengkap dari sebuah direktori.
  • tanda "[]" berarti opsional

Listing File dengan Warna​

ls --color = Untuk memberi warna pada output.

Mengatasi spasi pada nama file/direktori​

  • Untuk membuat kerja lebih mudah, jangan gunakan spasi pada nama file atau direktori
  • Sebagai alternatif gunakan tanda :
    1. strip (-)
    2. underscore (_)
    3. CamelCase = dimana huruf pertama pada setiap kata menggunakan huruf kapital
  • Jika menemukan nama file atau direktori dengan spasi, bungkus nama file/direktori tersebut menggunakan tanda kutip (kutip satu atau kutip dua)
  • Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan backslash \ untuk escape spasi.

ex :

ls -l "file dengan spasi"
ls -l 'file dengan spasi'
ls -l file\ dengan\ spasi